Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

3 Cara Mengajarkan Anak Belajar Dari Kesalahan

Cara mengajarkan anak belajar dari kesalahan penting dilakukan orang tua sedini mungkin. Tak diragukan oleh siapa pun kalau seorang anak kerap kali membuat kesalahan sehingga membuat orang tuanya menjadi kesal.

Cara Mengajarkan Anak Belajar Dari Kesalahan

Namun perlu Anda ketahui kesalahan yang dilakukan oleh buah hati bukanlah sebuah hal buruk. Malah banyaknya kesalahan itulah nantinya membantu anak tumbuh kemudian menjadi pribadi lebih baik lagi. Para orang tua kerap kali memarahi anak sampai menangis saat ia berbuat kesalahan baik kecil hingga besar sekalipun.

Sebab itulah sebagai orang tua Anda perlu mengajarkan kepada anak bagaimana cara belajar dari berbagai kesalahan yang sudah ia perbuat. Untuk Anda yang perlu mengetahui langkah tersebut berikut ini cara jitunya.

3 Cara Mengajarkan Anak Belajar Dari Kesalahan

Terdapat beberapa cara mengajarkan anak belajar dari kesalahan yang bisa orang tua terapkan sehingga buah hati tidak selalu melakukan kesalahan serupa. Caranya antara lain:

1. Tidak Memakai Reaksi Maupun Kata-kata Kasar

Cara mengajarkan anak belajar dari kesalahan pada dasarnya baik ke diri orang tua itu sendiri. Hampir seluruh orang tua pastinya merasa kesal ketika buah hatinya berbuat sebuah kesalahan. Bahkan tak jarang beberapa orang tua mungkin saja memperlihatkan kekesalan dengan memperlihatkan reaksi berlebihan bahkan mengeluarkan kata-kata yang tergolong buruk hingga kasar.

Hal itu menjadi sesuatu yang tak boleh Anda lakukan ketika hendak mengajarkan anak belajar dari kesalahan. Perlu Anda ketahui, memakai reaksi maupun kata-kata yang tergolong buruk justru membuat anak merasa sakit hati.

Kalau seperti itu ia nantinya kerap menyembunyikan kesalahan yang sudah diperbuat lantaran takut kepada orang tuanya. Kalau sudah seperti itu yang terjadi anak nantinya lebih sulit untuk belajar dari kesalahan yang sudah diperbuat.

2. Biasakan Anak Mengakui Sudah Berbuat Salah

Sebelum berupaya memperbaiki kesalahan, orang tersebut terlebih dahulu harus mengakui apa saja kesalahan yang sudah ia perbuat. Hal ini juga menjadi cara mengajarkan anak belajar dari kesalahan.

Sebab inilah sebaiknya Anda membiaskan buah hati untuk terlebih dahulu mengakui apa saja kesalahannya. Contohnya saja ketika ia tak sengaja menjatuhkan gelas beling hingga keadaannya menjadi pecah.

Saat Anda sudah melihatnya mungkin saja ia memberikan alibi hingga bersikeras kalau bukan ia yang menjadi pelaku pemcehan gelas. Di sinilah Anda harus membuatnya mau mengakui kesalahanya dengan kalimat menenangkan.

Contohnya saja tanyakan mengapa gelas menjadi jatuh dan tenangkan ia kalau Anda tidak akan memarahinya. Bentuk pertanyaan seperti itu dapat membuatnya lebih tenang kemudia mau mengakui itu adalah kesalahannya.

3. Menghindarkan Menyelamatkan Anak dari Kesalahan

Cara mengajarkan anak belajar dari kesalahan berikutnya adalah dengan tidak menyelamatkannya dari kesalahan yang sudah diperbuat. Seringkali terdapat kasus orang tua menyuruh anak meletakkan mainan favoritnya di tempat sebagai penyimpanan mainan.

Namun sang anak tidak melakukannya dan justru menyimpan mainan di sembarangan tempat. Akhirnya mainan pun hilang entah kemana. Saat mainan sudah hilang sebaiknya jangan membelikan yang baru.

Baca Juga : Cara Guru Membangun Karakter dan Motivasi Siswa

Pasalnya kalau begitu anak justru menganggap perintah Anda tidak ada artinya. Sebab walaupun mainan sudah hilang, orang tuanya akan membelikan mainan baru.

Oleh karenanya berikan nasihat membangun menjadi cara paling tepat. Bukan itu saja orang tua juga bisa menyuruhnya menabung supaya bisa membeli mainan baru.

Cara mengajarkan anak belajar dari kesalahan di atas penting orang tua ketahui dalam mendidik buah hati mereka.

Post a Comment for "3 Cara Mengajarkan Anak Belajar Dari Kesalahan"