Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Terbaik Mengajarkan Anak Membela Diri Saat Menghadapi Bully

Beberapa cara mengajarkan anak membela diri penting untuk Anda terapkan kepada buah hati apalagi kalau ia menjadi korban bullying. Tentu saja tak ada satu pun orangtua yang ada di belahan dunia ini bersedia menyaksikan anak mereka menjadi salah satu korban pembullyan atau kerap disebut perundungan.

Cara Mengajarkan Anak Membela Diri

Memang tak jarang aksi bully masih terus terjadi di kalangan dewasa, remaja hingga anak-anak sekalipun di mana saja tempat mereka berada. Para orang tua tentu saja merasa sedih, marah dan pasti tida terima saat tahu buah hati mendapatkan sikap intimidasi yang berasal dari teman-temannya.

Akan tetapi sebagai salah satu orang tua ada baiknya Anda tetap menjadi pribadi yang tenang. Kemudian cobalah berpikir terbuka lalu menali cara mengajarkan anak membela diri ketika ia menjadi salah satu korban bullying.

Inilah Cara Mengajarkan Anak Membela Diri

Terdapat beberapa cara mengajarkan anak membela diri yang bisa orangtua lakukan sehingga buah hati dapat menyikapi perundungan yang tengah ia alami.

1. Membangun Kepercayaan Diri Pada Anak

Menurut salah satu psikolgo dari Citra Ardhita Psychological yaitu Ayoe Sutomo M.Psi, membangun sebuah konsep diri lebih baik menjadi dasar dari salah satu cara mengajarkan anak membela diri terlebih saat ia menghadapi tindakan bullying.

Supaya konsep tersebut dapat terbentuk pada diri sang buah hati, terlebih dahulu orang tua harus membangun tingkat kepercayaan diri terhadap anak. Caranya ciptakan lingkungan suportif serta mendukung bakat maupun minat anak-anak.

2. Ikut Serta Kelas Bela Diri

Bukan hanya kalimat negative, tindakan perundungan juga kerap kali ditambah dengan aksi kekerasan terhadap korbannya. Bentuk penindasan seperti ini kerap pelaku lakukan terhadap anak yang terlihat lemah serta tidak mempunyai kekuatan.

Kalau dibiarkan dampaknya sangatlah buruk terlebih kepada fisiologis anak yang menjadi korban. Karena itulah cara mengajarkan anak membela diri dengan mulai mengajaknya ikut kelas seni bidang bela diri.

Tujuan ikut serta kelas tersebut bukanlah agar anak menjadi pemenang ketika aksi baku hantam berlangsung. Sebab seni bela diri mengajarkan bagaimana saja cara menghindar dari adanya tendangan ataupun pukulan.

Berkat kemampuan bela diri, buah hati nantinya bertindak benar sambil mempertahankan haknya sehingga tidak mengalami penindasan.

3. Buah Hati Mesti Lebih Peka Terhadap Lingkungan Sekitar

Umumnya mayoritas tindakan perundungan berlangsung di kawasan yang terbilang sepi. Contohnya adalah jalan buntu sampai sudut sekolah yang tidak memiliki banyak aktivitas di sana.

Hal tersebut dilakukan oleh para pelaku sehingga korban perundungan semakin merasa ketakutan. Supaya anak tidak merasa takut sebaiknya Anda mulai mengajarkannya agar peka terhadap sekitar. Buatlah mereka kenal dengan daerah baru sehingga lebih waspada.

4. Membentuk Kelompok Pertemanan

Terdapat satu kesamaan dari para korban perundungan di mana pun mereka berada. Kesamaan tersebut adalah mereka tidak mempunyai teman apalagi berjumlah banyak. Pasalnya pelaku lebih senang melakukan serangan terhadap orang yang lebih sering sendirian.

Karena itulah demi mencegah anak sebagai korban perundungan di sekolah ajarkan membuka drii serta menjalin pertemanan lebih luas. Ia pun nantinya merasa lebih nyaman kalau mempunyai banyak teman.

Baca Juga : Cara Mengajarkan Anak Belajar Dari Kesalahan

Beberapa cara mengajarkan anak membela diri tersebut bisa Anda ajarkan sedini mungkin bahkan sebelum buah hati menjadi sasaran pembullyian.

Pasalnya perundungan bisa terjadi kapan saja selama anak Anda termasuk sasaran empuk para pelaku bully. Dengan demikian anak dapat terhindar dari kejahatan dan bisa bersosialisasi dengan nyaman.

Post a Comment for "Cara Terbaik Mengajarkan Anak Membela Diri Saat Menghadapi Bully"